free Rumah Kopi Singa Tertawa Pdf BY Yusi Avianto Pareanom – Book, Kindle ePUB or DOC

Rumah Kopi Singa Tertawa

Yusi Avianto Pareanom Á 1 READ & DOWNLOAD

Ah Sam dan gairah Sam mulai terbuka Gwen malah kaburRupanya Sam salah mengerti tentang perasaan Gwen selama ini mungkin masih menganggap Sam sebagai sahabat saja Bagusnya tentu saja sebagai narator Yusi tak menuliskannya ia hanya menggambarkan ketika gairah Sam memuncak dan dipikirnya Gwen menerima ia malah kabur Komedi getir telah berlangsungPada mumnya cerita cerita Yusi sederhana namun berhasil diolah dengan tutur bahasa yang nakal getir namun menyegarkan tanpa perlu berlarat larat dengan kalimat puitis sesuatu yang biasanya menggoda penulis sastra Kalimatnya langsung tanpa tedeng aling laing jelas dan lugas tapi diolah dalam cerita yang getirTengoklah kalimat dari cerpen Cara cara Mati yang Kurang Aduhai "Maut itu rahasia Biasanya begitu Dan aku seharusnya tahu itu hlm "itu rahasia Biasanya begitu Dan aku seharusnya tahu itu hlm Cerpen ini mengisahkan Agus Taswin yang divonis menderita sakit kanker pankreas Umurnya diperkirakan dokter hanya 6 7 hari Akan tetapi mendekati hari hari kematian memang maut itu rahasia Taswin ternyata tetap segar bugar Yang mati malah tokoh aku adik ipar Taswin Menariknya cerpen ini dibuka oleh narasi seorang narapidana AS Stanley Baker Jr yang ingin perutnya kenyang dengan rupa rupa makanan enak sebelum dihukum matiJuga cerita tentang Clarence Ray Allen yang menolak dihukum mati tetapi ia pernah hampir mati sungguhan karena serangan jantung Untung dokter sempat menolongnya karena Allen tak boleh mati oleh sebab alamiCerpen ini sungguh menarik karena diawali dua cerita yang tak berhubungan mati oleh sebab alamiCerpen ini sungguh menarik karena diawali dua cerita yang tak berhubungan Taswin melainkan cerita tentang kematian di negara lain Ini adalah sebuah pembukaan bernuansa ironi getir yang menggelitik pembacaUniknya cerpen cerpen Yusi juga kaya dengan kisah dari budaya lain Sebutlah Hukum Murphy Membelit Orang orang Karangapi hlm 160 yang diawali cerita bertemunya tokoh aku dengan kawan lamanya Kemat di Belanda tatkala menyaksikan pertandingan sepak bola sambil minum bir di kafePelbagai pengalaman lucu diceritakan misalnya dipeluk dan dicium perempuan cantik yang badannya sebesar kesatria film seri Xena tatkala kesebelasan nggulannya mencetak gol juga pertemuannya dengan Kemat Tahi sahabat lamanya dulu di kampung KarangapiPelbagai cerita lucu digulirkan terutama kenapa sahabatnya dijuluki Kemat Tahi karena pernah kena kotoran di kepalanya ketika bermain di sungai saat masih bocahKemat dikisahkan setengah mabuk di sebuah kafe di Belanda dan berkelahi hingga Hukum Murphy jatuh padanya Perkelahian hanya soal sepele hanya karena Kemat tak suka melihat buah dada Vanya diremas bartender Padahal Vanya cewek Belanda itu tak marah hanya kaget sajaCerita lalu bergulir pada sepak terjang Jarwono pemain bola kampung hebat yang bernasib nahas matanya setengah buta ketika terkena serpihan kaca Jarwono yang semula kariernya bagus sebagai pemain bola terpuruk menjadi kerani rendahan honorer sampai pesuruh stasiun karena pendidikannya yang rendah dan hanya sepak bola saja yang ia pahamDi sinilah menurut Yusi Hukum Murphy Murphy s Law terjadi Hukum Murphy artinya pepatah yang dinyatakan sebagai apa pun yang bisa salah akan salahCerpen cerpen lain juga cukup menarik seperti Sebelum Peluncuran hlm 28 yang mengisahkan seorang penulis yang tidak pede akan bentuk tubuhnya yang tidak atletis ketika novelnya akan terbit Ia mengidamkan bentuk tubuh sempurna ketika acara peluncurannya dilangsungkanBerbagai cara dengan mengikuti fitness gagal total Hasilnya ia ingin cara instant Namun ntuk memenuhi keinginannya itu ia harus minum ramuan obat yang bahan bahannya dari air kencing perempuan hamil Tentu saja ia semaput mendengarnya dan kisah itu habis sampai di situKeunikan lain yang muncul dari cerpen Yusi adalah pilihan cerita yang menggoda dan tidak mum walau tentu saja dipungut dari kejadian sehari hari yang tidak diolah dengan bermaksud ber aneh aneh melainkan tetap diolah dengan narasi lincah sederhana Gurun merampok percakapan kami Raden Mandasia Loki Tua dan aku sama sekali tak berselera bersuara Tiga Lelaki dan Seekor Anjing yang Berlari hlm 47Cerpen ini juga tak kalah getir Mengisahkan tiga pengembara di sebuah gurun ditemani seekor anjing Ketika mereka beristirahat. Erangmu atau terkena penyakit yang mengundang tawaRumah Kopi Singa Tertawa menyodorkan pertanyaan pertanyaan tersebut sembari mengajak pembacanya tertawa menangis dan ikut bersama penulisnya mengopyok berbagai khazanah kebudayaan dunia dan menjadikannya kegilaan baruCerita cerita yang ada dalam buku ini ditulis dalam 355Review soon apa yang kau fikir tentang buku ini singa tertawa di kedai kopi hahadari Cara Mati Yang Kurang Aduhai sehingga Hukum Murphy Membelit Orang Orang Karangapi aku berteleku sebentar mencicipi rasa Telur Rebus Dan Kulit Kasimdari Dapur Bu Sewon mataku melinggas kepada Laki Laki Di Ujung Jalan barangkali laki laki itu mengingatkan aku kepada Tiga Lelaki Dan Seekor Anjing Berlari semuanya seolah melarikan diri dari Sengatan GwenDi Rumah Kopi Singa Tertawa kita disediakan banyak meja ada meja 1 meja 2 meja 4 meja 7 meja 8 meja 9 meja 10 dan meja 13 mana meja bernombor yang lain yang lain hanya bicara dalam kelambu setiap meja yang dinyatakan melepaskan bicara yang membendung persoalan dan romantis pipiskisah Ajar Anwar Sadat Di Cempaka Putih juga mengingatkan aku tentang Lelaki Harimau karya Eka Kurniawanapa buku yang kalian baca tidak mengingatkan kalian pada sesuatu atau seseorang kebanyakannya begitu Kumcer itu menurut saya cocok cocokan Ada kumcer yang semua cerpennya saya suka ada yang beberapa saya suka ada yang biasa saja Kumcer ini sayangnya masuk ke kategori terakhirEntahlah Saya lumayan menikmati Raden Mandasia dan senang juga begitu tahu ada dua adegan dari buku itu yang ditampilkan di kumcer ini Kegetiran yang MenyegarkanHumor tampaknya menjadi sesuatu yang ditinggalkan dan menjadi barang langka dalam karya sastra Indonesia selama beberapa tahun terakhir iniHanya segelintir penulis yang mampu melakukannya sehingga sastra tenggelam dalam dikotomi serius dengan harus mengisahkan perlawanan terhadap ketidaksewenang wenangan pada penguasa membela yang terpinggirkan perjuangan misalnya Laskar Pelangi pergulatan di dunia luar Ayat ayat Cinta dan Negeri 5 Menara atau mendobrak hal hal tabu seperti yang dulu pernah dilakukan penulis perempuan dalam label sastra seks Kalau dalam puisi humor sudah mulai diterima seperti misalnya puisi mutakhir Joko Pinurbo Namun sayangnya ini tidak berlaku dalam karya prosaPadahal tidak sepenuhnya begitu Misbach Yusa Biran dalam Keajaiban Pasar Senen Danarto dalam Kacapiring cerpen cerpen Putu Wijaya era 1980 an cerpen Seno Gumira Ajidarma atau kini cerpen Putu Wijaya era 1980 an cerpen Seno Gumira Ajidarma atau kini cerpen Akmal Nassery Basral mampu menawarkan komedi yang mampu menelisik dalam karya sastra Semuanya begitu memikat Jadi janganlah bercanda dalam karya sastra langsung buru buru divonis sebagai "bacaan pop bukan sastrasalah satu contohnya adalah rumah "pop bukan sastraSalah satu contohnya adalah Rumah Singa Tertawa kumpulan cerpen pertama Yusi Avianto Pareanom Kumpulan cerpen mantan jurnalis Forum Keadilan dan Tempo ini jika Anda baca setidaknya mampu menawarkan formula penulisan cerpen yang pada mumnya bernuansa komedi getir yang menyegarkanTengoklah cerpen Dari Dapur Bu Sewon hlm 124 Cerpen ini mengisahkan Bu Sewon pemilik rumah kontrakan yang baik hati Ia selalu mengantarkan masakannya kepada tetangganya salah satunya suami istri tokoh cerita ini yang mengontrak rumahnyaSial makanan yang selalu dikiriminya tidak enak dan aneh bentuknya Namun tentu saja sulit menolak pemberian Bu Sewon Cerita berakhir ketika Bu sewon jatuh terpeleset di kamar mandi sehingga ia harus dibawa ke rumah sakit oleh sang tokoh Karena lukanya cukup parah Bu Sewon berka ta lirih bahwa ia tak bisa mengantarkan makanan lagiTentu saja perkataannya ini bak doa yang terjawab sang tokoh Sebuah cerpen yang sederhana memang tetapi dengan lihai Yusi mampu mengantarkan pembaca pada narasi yang jenaka tetapi getir Aku juga tak tahu persis apa yang menggerakkannya boleh jadi campuran kebaikan hati yang melimpah ruah dan keinginan murni menjadikan kami korban eksperimen oleh dapurnya dengan yang terakhir dosisnya lebih tinggi Tampaknya kian lama Bu Sewon kian ganas berbagi masakannya hlm 125Ada pula cerpen terakhir dosisnya lebih tinggi Tampaknya kian lama Bu Sewon kian ganas berbagi masakannya hlm 125Ada pula cerpen Gwen hlm 97Cerpen ini mengisahkan seorang pegawai cantik yang mendadak jadi primadona di sebuah kantor Gwen terlalu cakep ntuk tidak ditaksir demikian narasi Yusi sehingga membuat semua lelaki salah tingkah Yang beruntung bisa akrab dengannya adalah SamSam begitu beruntung karena banyak selera musik film dan buku mereka sama Namun ketika keakraban mereka mulai jauh tepatnya ketika hanya mereka berdua di rum. Apa yang akan kaulakukan jika tahu kapan dan bagaimana kematianmu datang dosa lama menggetok kepala anak buta memanggilmu novelmu segera diluncurkan sementara bentuk tubuhmu memalukan tetanggamu selalu mengantar makanan yang tak pernah enak orang yang kaubenci dimutilasi terbelit Hukum Murphy serangkaian kebetulan meny. ,

Di sebuah tempat dan dilayani dengan makanan lezat mereka
tak sadar bahwa 
sadar bahwa daging lezat si tuan rumah ternyata daging anjing mereka sendiri Tidak mum karena ceritanya menggelikan kisah novelis yang tak pede karena tidak atletis makanan tak enak yang selalu dikirim tetangga baik apa yang dilakukan ketika mur ternyata pendek dan banyak lagiPilihan kisah seperti ini seolah menguatkan asersi Mario Vargas Llosa dalam Letters to a Young Novelist yaitu yang penting bukan jalinan cerita tetapi apakah cerita itu mampu mempunyai nilai persuasi yang mampu menggoda ntuk dibaca sampai halaman terakhirDelapan belas cerpen Yusi nyaris beda dengan penulis genre cerpen sastra koran dewasa ini yang hanya membetot peristiwa aktual dengan metafora Kesemua cerpennya berbeda lantaran mampu berkisah panjang tak membosankan penuh guyon dan kejutanKaryanya ini mengingatkan KITA PADA KARYA IDOLANYA SENDIRI SHERMAN pada karya idolanya sendiri Sherman walau tak banyak penulis Indian yang karyanya pernah ia terbitkan dan terjemahkan di bawah bendera penerbit Banana yang ia dirikanCerpen cerpen Yusi memberi bukti bahwa humor jika mampu dikelola dengan baik akan menjadi sesuatu yang menyegarkan dan memberi roh baru yang tak bisa dikesampingkan Inilah sebuah formula S Mi unik yang sepertinya ditinggalkan oleh penulis penulis cerpen sastra mutakhir Dalam cerpen Yusi ada humor yang getir namun terasa menyegarkan Semacam khawatir bakal overrated tapi yah bagus sih Semenjak saya membaca Muslihat Musang Emas saya sudah menetapkan bahwa saya penggemar buku buku penulis yang sering dipanggil Paman Yusi ini Pernah seka Kata siapa buku ini bikin tertawa Aku bahkan lebih banyak tercekat nya ketika membaca buku ini bahkan tak jarang ketika sampai di akhir salah satu cerita aku merasa malu karena sudah tertawa di awal cerita tadi bahkan ada cerita yang sampai membuatku merinding berdebar takut dan mengernyitkan dahiYusi Avianto dalam buku ini menurut ku berusaha mengajak kita melihat kejadian yang ada disekitar kita dengan cara pandang yang lain Contohnya saja cerita pertama buku ini yang berjudul Cara cara Mati yang Kurang Aduhai Dalam cerita ini Ia berusaha bilang kalau tak selamanya kematian itu bersifat misterius Ada yang memang tak tahu kapan ajalnya datang tapi ada juga yang sudah tahu kapan saatnya bakal meregang nyawa seperti para terpidana mati Ia memulai ceritanya dengan menu terakhir yang diminta oleh seorang terpidana mati sebelum hari eksekusinya Menu nya banyak sekali 2 Rib eye 1 porsi dada kalkun 12 lembar daging babi asap2 hamburger besar dll Lalu dia dengan cerdas nya bisa membuat aku tertawa karena memikirkan bagaimana jika pas hari H nya tepat sebelum eksekusi si terpidana mati ini sakit perut akibat makan terlalu banyak dan memohon izin kebelakang agar tidak mati dalam keadaan perut yang mules Namun setelah itu dia membuat aku tercekat ketika menceritakan bahwa kakak kandungnya divonis mengidap kanker pankreas dan hanya bakal hidup 7 bulan lagi Di awal aku tertawa akibatlah si terpidana mati dan disini aku tercekat karena memikirkan bagaimana jika salah satu anggota keluarga kita ada yang divonis seperti itu Dua kasus ini sebenernya sama si terpidana mati dan si kakak sudah setidaknya mengetahui kapan mereka akan mati tapi bung Yusi mampu membuat pembaca nya melihat dari sudut pandang yang berbedaDan sialnya lagi saat aku sedang menghayati isi cerita ini dan terombang ambing diantara perasaan geli dan feeling guilty tiba tiba rekan satu kantorku duduk di sebelahku dan bercerita tentang materi pengajian yang barusan diikutinya yang menjelaskan tentang prosesi sakaratul maut yang berbeda "beda bertambahlah apa yang aku rasa saat itu "bertambahlah apa yang aku rasa saat itu Ada 2 cerpen tambahan di buku ini berjudul Rumah kopi singa tertawa 20 dan Kapal perang Selain itu susunan cerpennya juga berubah meski cerita pembuka dan akhurnya masih samaPerasaan pas bacanya masih sama ya masih bikin ngakak bengong dan mikir ni orang pas nulis ginian mikir apaanSalah satu kumpulan cerita yang wajib kamu baca Jago banget emang deskripsi makanan hal hal menjijikan BNGST lah ini Ditunggu buku selanjutnya Melebar tapi aku suka. Urun 1989 2011 Kecuali 'Laki laki di Ujung Jalan' cerita yang lain pernah dimuat di media massa dalam bentuk yang sama attau sedikit berbeda 'Tiga Laki laki dan Seekor Anjing yang Berlari' dan 'Telur Rebus dan Kulit Kasim' ditukil dari novel Raden Mandasia si Pencuri Dagng SapiPSAda 18 cerita pendek di dalam kumcer ini. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *